Sunday, 30 August 2026

Kerambitan Fiesta Jadi Upaya Tingkatkan PAD dan Pengadaan Armada Sampah

 


TABANAN – Menjelang pelaksanaan kegiatan Bucun Desa Kerambitan bertajuk “Kerambitan Fiesta”, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.


Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Desa Kerambitan, Sabtu (29/8/2026) pukul 19.00 WITA. Kegiatan turut dihadiri Babinsa Desa Kerambitan, Serda Ida Bagus Kt. Adiwiraguna, dari Koramil 1619-05/Kerambitan.


Kegiatan Kerambitan Fiesta rencananya akan digelar selama 10 hari, mulai 5 hingga 14 September 2026, bertempat di Lapangan Umum Desa Kerambitan.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Desa Kerambitan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu, hasil penggalangan dana nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan armada pengangkut sampah bagi kebutuhan desa.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua BPD beserta staf, Perbekel dan perangkat Desa Kerambitan, Jero Bendesa Adat Bale Agung, Ketua LPM, Ketua BUMDes, serta para Ketua STT se-Desa Kerambitan.


Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan komponen masyarakat.


Melalui koordinasi yang dilakukan sejak awal, diharapkan pelaksanaan Kerambitan Fiesta dapat berjalan tertib, aman dan lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Desa Kerambitan.

Kerambitan Fiesta Digelar 5–14 September, Babinsa Hadiri Rapat Koordinasi

 


TABANAN – Menjelang pelaksanaan kegiatan Bucun Desa Kerambitan bertajuk “Kerambitan Fiesta”, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.


Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Desa Kerambitan, Sabtu (29/8/2026) pukul 19.00 WITA. Kegiatan turut dihadiri Babinsa Desa Kerambitan, Serda Ida Bagus Kt. Adiwiraguna, dari Koramil 1619-05/Kerambitan.


Kegiatan Kerambitan Fiesta rencananya akan digelar selama 10 hari, mulai 5 hingga 14 September 2026, bertempat di Lapangan Umum Desa Kerambitan.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Desa Kerambitan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu, hasil penggalangan dana nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan armada pengangkut sampah bagi kebutuhan desa.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua BPD beserta staf, Perbekel dan perangkat Desa Kerambitan, Jero Bendesa Adat Bale Agung, Ketua LPM, Ketua BUMDes, serta para Ketua STT se-Desa Kerambitan.


Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan komponen masyarakat.


Melalui koordinasi yang dilakukan sejak awal, diharapkan pelaksanaan Kerambitan Fiesta dapat berjalan tertib, aman dan lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Desa Kerambitan.

Babinsa Hadiri Rapat Persiapan Kerambitan Fiesta 2026



 TABANAN – Menjelang pelaksanaan kegiatan Bucun Desa Kerambitan bertajuk “Kerambitan Fiesta”, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.


Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Desa Kerambitan, Sabtu (29/8/2026) pukul 19.00 WITA. Kegiatan turut dihadiri Babinsa Desa Kerambitan, Serda Ida Bagus Kt. Adiwiraguna, dari Koramil 1619-05/Kerambitan.


Kegiatan Kerambitan Fiesta rencananya akan digelar selama 10 hari, mulai 5 hingga 14 September 2026, bertempat di Lapangan Umum Desa Kerambitan.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Desa Kerambitan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu, hasil penggalangan dana nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan armada pengangkut sampah bagi kebutuhan desa.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua BPD beserta staf, Perbekel dan perangkat Desa Kerambitan, Jero Bendesa Adat Bale Agung, Ketua LPM, Ketua BUMDes, serta para Ketua STT se-Desa Kerambitan.


Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan komponen masyarakat.


Melalui koordinasi yang dilakukan sejak awal, diharapkan pelaksanaan Kerambitan Fiesta dapat berjalan tertib, aman dan lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Desa Kerambitan.

Pelestarian Budaya Diperkuat, Kasdim Tabanan Hadiri Penutupan Festival Tanah Lot VII

 


TABANAN — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian seni, budaya dan pengembangan pariwisata daerah tercermin dari kehadiran Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada pada penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri, Minggu (30/8/2026). 


Mewakili Dandim 1619/Tabanan, Kasdim hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Forkopimcam Kediri, tokoh adat dan agama, pengelola DTW Tanah Lot serta undangan lainnya. Festival tahun ini mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. 


Rangkaian penutupan diisi dengan penyambutan Tari Okokan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Jayaning Singasana, serta pemberian penghargaan kepada Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri yang berpartisipasi dalam parade gebogan dan duta kesenian pada festival tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. 


Saat dikonfirmasi seusai pebutupan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada mengatakan bahwa, kegiatan yang mengangkat seni, budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Tabanan. 


“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. TNI akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. 


Penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII menjadi momentum untuk terus menjaga kekayaan seni, budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus kekuatan dalam mendorong pariwisata Tabanan yang berkelanjutan.

Kasdim Tabanan Dukung Festival Tanah Lot VII, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Pariwisata



 TABANAN — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian seni, budaya dan pengembangan pariwisata daerah tercermin dari kehadiran Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada pada penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri, Minggu (30/8/2026). 


Mewakili Dandim 1619/Tabanan, Kasdim hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Forkopimcam Kediri, tokoh adat dan agama, pengelola DTW Tanah Lot serta undangan lainnya. Festival tahun ini mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. 


Rangkaian penutupan diisi dengan penyambutan Tari Okokan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Jayaning Singasana, serta pemberian penghargaan kepada Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri yang berpartisipasi dalam parade gebogan dan duta kesenian pada festival tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. 


Saat dikonfirmasi seusai pebutupan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada mengatakan bahwa, kegiatan yang mengangkat seni, budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Tabanan. 


“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. TNI akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. 


Penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII menjadi momentum untuk terus menjaga kekayaan seni, budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus kekuatan dalam mendorong pariwisata Tabanan yang berkelanjutan.

Tanah Lot Art and Food Festival VII Berakhir, Kasdim Tabanan Tekankan Pelestarian Budaya


 TABANAN — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian seni, budaya dan pengembangan pariwisata daerah tercermin dari kehadiran Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada pada penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri, Minggu (30/8/2026). 


Mewakili Dandim 1619/Tabanan, Kasdim hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Forkopimcam Kediri, tokoh adat dan agama, pengelola DTW Tanah Lot serta undangan lainnya. Festival tahun ini mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. 


Rangkaian penutupan diisi dengan penyambutan Tari Okokan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Jayaning Singasana, serta pemberian penghargaan kepada Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri yang berpartisipasi dalam parade gebogan dan duta kesenian pada festival tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. 


Saat dikonfirmasi seusai pebutupan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada mengatakan bahwa, kegiatan yang mengangkat seni, budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Tabanan. 


“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. TNI akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. 


Penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII menjadi momentum untuk terus menjaga kekayaan seni, budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus kekuatan dalam mendorong pariwisata Tabanan yang berkelanjutan.

Kasdim Tabanan: Pelestarian Budaya Bukan Sekadar Menjaga Warisan Masa Lalu


 TABANAN — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian seni, budaya dan pengembangan pariwisata daerah tercermin dari kehadiran Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada pada penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri, Minggu (30/8/2026). 


Mewakili Dandim 1619/Tabanan, Kasdim hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Forkopimcam Kediri, tokoh adat dan agama, pengelola DTW Tanah Lot serta undangan lainnya. Festival tahun ini mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. 


Rangkaian penutupan diisi dengan penyambutan Tari Okokan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Jayaning Singasana, serta pemberian penghargaan kepada Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri yang berpartisipasi dalam parade gebogan dan duta kesenian pada festival tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. 


Saat dikonfirmasi seusai pebutupan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada mengatakan bahwa, kegiatan yang mengangkat seni, budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Tabanan. 


“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. TNI akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. 


Penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII menjadi momentum untuk terus menjaga kekayaan seni, budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus kekuatan dalam mendorong pariwisata Tabanan yang berkelanjutan.